Senin, 13 Maret 2017

HIDRONEFROSIS | PENYEBAB, TANDA GEJALA, PEMERIKSAAN |> RUMAHSEHAT

Pengertian hidronefrosis
Hidronefrosis adalah pembengkakan ginjal yang disebabkan oleh akumulasi urin dalam ginjal. Hidronefrosis merupakan kelainan umum pada saluran kemih. Ini disebabkan oleh gangguan aliran urin dalam ureter (tabung yang mengeluarkan urin dari ginjal ke kantung kemih).

Penyebab Hidronefrosis
Ø Hiperplasia Prostat Benigna (BPH)
Ø Striktur uretra
Ø Batu ginjal
Ø Striktur atau stenosis ureter atau saluran keluar kandung kemih
Ø Abnormalitas kongenital
Ø Tumor kandung kemih, ureter, atau pelvis
Ø Bekuan darah

Tanda dan gejala Hidronefrosis
Ø Nyeri dan pembengkakan di daerah pinggang
Ø Kolik menunjukan adanya batu
Ø Demam dan menggigil bila terjadi infeksi
Ø Mungkin terdapat hipertensi  
Ø Kencing sedikit-dikit
Ø Kencing berdarah
Ø Jika kedua ginjal terkena, tanda dan gejala CKD akan timbul

Komplikasi
Ø Batu ginjal
Ø Sepsis
Ø Hipertensi renovaskuler
Ø Nefropati obstruktif
Ø Infeksi

Proses diagnosis Hidronefrosis
v Pemeriksaan fisik: Pada pasien dengan hidronefrosis berat, palpasi ginjal dapat teraba. Dengan hidronefrosis bilateral, edema ekstremitas bawah dapat terjadi. Sudut kostovertebral pada satu sisi yang terekena sering lembut. Adanya kembung pada kandung kemih yang teraba jelas menambah bukti bahwa adanya obstruksi saluran kemih.
v Pemeriksaan Medis  
Ø Laboratorium
Ø Urinalisis: menunjukkan adanya infeksi. Hematuria mikroskopik dapat menunjukkan adanya batu atau tumor.
Ø Hitung jumlah sel darah lengkap: leukositosis mungkin menunjukkan infeksi akut. Kimia serum: hidronefrosis bilateral dan hidroureter dapat mengakibatkan peningkatan kadar BUN dan kreatinin. Selain itu, hiperkalemia dapat menjadi kondisi yang mengancam kehidupan.
Ø Ultrasonografi (USG) Ultrasonografi adalah metode yang cepat, murah, dan cukup akurat untuk mendeteksi hidronefrosis dan hidroureter, namun, akurasi dapat bergantung pada pengguna. Ultrasonografi umumnya berfungsi sebagai tes skrining pilihan untuk menetapkan diagnosis dan hidronefrosis.
Ø Pyelography Intravena (IVP)
Pyelography intravena berguna untuk mengidentifikasi keberadaan dan penyebab hidronefrosis dan hidroureter. Intraluminal merupakan penyebab paling mudah yang dapat diidentifikasi berdasarkan temuan IVP.
Ø CT Scan
CT Scan memiliki peran penting dalam evaluasi hidronefrosis dan hidroureter. Proses retroperitoneal menyebabkan obstruksi ekstrinsik dari ureter dan kandung kemih dapat dievaluasi dengan sangat baik pada CT Scan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar