Rabu, 08 Maret 2017

Penyebab Sakit Gigi yang Sering Terjadi

Sakit gigi merupakan salah satu keluhan pada bagian gigi yang bisa menyerang siapa saja. tetapi tidak semua orang sakit gigi dengan penyebab yang sama, 
Namun ternyata ada banyak penyebab sakit gigi yang pada umumnya sering menjadi penyebab sakit gigi. Hal ini penting untuk kita ketahui, karena dengan mengetahui penyebabnya akan membantu kita mencegah sampai mengatasi sakit gigi yang kita alami. 

berikut beberapa diantaranya: 

Kerusakan gigi 
Merupakan penyebab sakit gigi yang paling utama dan tersering. Rongga kecil yang terdapat hanya pada lapisan luar gigi (enamel) biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Tapi ketika rongga berubah menjadi lubang yang dalam dan menembus melalui email dan sampai pada lapisan dalam gigi (dentin), maka akan menjadi sangat sensitif dan mudah terasa sakit. Pada tahap lanjut pembusukan gigi berlubang berlangsung lebih dalam menuju lapisan terdalam (pulva) sehingga akan mengakibatkan sakit gigi yang terus-menerus, nyeri yang tajam, terasa ngenyut dan lebih sakit dari pada biasanya. Infeksi dari gigi berlubang dalam tersebut dapat menyebabkan kematian jaringan pulpa dan menyebabkan abses (nanah) di bawah akar gigi.


Penyakit Gusi 
Peradangan pada gusi akan menyebabkannya menjadi merah, bengkak, bahkan berdarah. Tentunya hal ini juga menimbulkan rasa sakit apalagi infeksi gusi lanjut yang juga dapat menyebabkan sakit gigi. Hal ini terjadi karena infeksi gusi menyebabkan peradangan pada gusi dan tulang yang menyebabkan pembengkakan jaringan penyokong gigi yang diliputi oleh gusi.

Trauma Pada Gigi 
Benturan atau trauma pada gigi yang menyebabkan gigi patah atau goyang pasti menyebabkan sakit gigi. Apalagi gigi patah dengan garis fraktur berjalan melalui pulpa (saraf) gigi tentu akan menimbulkan sakit gigi yang teramat sangat. 

Erosi Gusi 
Sering kali hal ini disebabkan oleh perilaku menyikat gigi yang tidak tepat sebagai akibatnya gusi menjadi surut atau erosi sehingga bagian gigi terbawah (akar gigi) menjadi kelihatan atau terbuka. Hal ini akan menyebabkan gigi menjadi sensitif terhadap makanan dingin, panas, dan asam. Disamping itu makanan dan minuman asam juga dapat mengikis akar dan memperburuk sensitivitas.

Bruxism
Bruxism merupakan suatu kondisi di mana menggiling gigi (menggeser gigi bolak-balik satu sama lain), menggertakkan atau mengepalkan gigi (berkontak rapat antara gigi atas dan bawah), yang terjadi tanpa sengaja atau tidak disadari. Hal ini dapat menjadi penyebab sakit gigi karena dapat menimbulkan tekanan berlebih pada jaringan pendukung gigi sehingga menyebabkan rasa sakit tidak hanya pada gigi, tetapi juga pada sendi rahang dan otot. 

Tumbuh Gigi Bungsu 
Ketika gigi bungsu (graham atau molar 3) mau tumbuh keluar biasanya juga menyebabkan rasa sakit pada gigi. Hal ini terjadi jika gigi bungsu gagal tumbuh secara sepenuhnya melalui garis gusi karena tidak ada cukup ruang untuk gigi bungsu keluar. Hal ini juga dapat menimbulkan tekanan pada gigi yang berdekatan sehingga menyebabkan rasa nyeri.Ketika gigi geraham bungsu telah tumbuh tapi hanya sebagian akan berpotensi menjadi tempat nyangkutnya banyak makanan karena susah dibersihkan. Dengan demikian akan menjadi tempat bakteri tumbuh dan berkembang biak yang memudahkan terjadinya infeksi pada gusi dan struktur gigi lainnya. 

Gigi Miring 
Gigi yang miring atau tidak rata ternyata dapat menjadi penyebab sakit gigi. Hal ini terjadi ketika gigi tidak selaras dengan benar ada distribusi tekanan yang tidak merata pada saat mengunyah dengan demikian mudah terjadi peradangan pada saraf di gigi menyebabkan rasa sakit. 

Perawatan Ortodontik 
Perawatan ortodontik (atau memperbaiki keselarasan gigi dengan kawat gigi) sering dapat menyebabkan sakit untuk periode singkat saat kawat gigi baru disesuaikan atau diperketat.


Sakit gigi pada umumnya disebabkan oleh berbagai masalah pada gigi dan rahang, seperti beberapa yg sudah dijelaskan diatas. Sakit gigi juga bisa merupakan gejala penyakit jantung, seperti angina meski jarang ditemukan. Setidaknya, sakit gigi dapat menyebabkan kepala pusing dan tidak nyenyak saat tidur. dan sakit dapat diperburuk oleh makan atau minum minuman yang dingin atau panas. Dengan pemeriksaan yang menyeluruh, yang mencakup gigi X-ray, dapat membantu menentukan apakah sakit gigi datang dari masalah gigi atau rahang dan penyebabnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar