Kamis, 23 Maret 2017

PRANZA | KOMPOSISI, FUNGSI, EFEK SAMPING

PRANZA INJEKSI 


Komposisi:
Pantoprazole sodium setara dengan pantoprazole 40 mg dalam bentuk serbuk terliofilisasi.

Indikasi:
ulkus lambung, ulkus duodenum, refluks esofagitis derajat sedang dan berat serta kondisi hipersekresi patologis seperti sindrom Zollinger-Ellison atau keganasan lainnya. Digunakan sebagai terapi alternative pada pasien yang tidak diindikasikan pemberian pantoprazole oral.

Cara Pemberian:
Injeksi PRANZA hanya diberikan secara intravena (IV),

Dosis:
dosis rekomendasi untuk ulkus duodenum, ulkus lambung, refluks esofagitis sedang-berat : 1 vial (pantoprazole 40 mg) IV/hari. Terapi jangka panjang sindrom Zollinger-Ellison dan keadaan hipersekresi patologis lain : dosis awal 80 mg IV, selanjutnya dosis di atas 80 mg/hari harus diberikan dalam 2 dosis terbagi. Pantoprazole dapat diberikan sampai di atas 160 mg, tetapi tidak boleh diberikan dalam jangka waktu lama. Perubahan dari rute oral ke intravena atau dari intravena ke oral, harus dilakukan untuk mempertahankan efek penghambatan sekresi asam lambung secara berkelanjutan. Jika ada sisa obat dalam vial atau terjadi perubahan fisik obat (keruh atau ada endapan), maka obat harus dibuang. Isi vial hanya untuk sekali penggunaan.

Efek Samping:
Umum dan lokal pada tempat pemberian; sangat jarang: tromboflebitis, edema perifer. Darah dan sistem limfatik ; sangat jarang: leukopenia, trombositopenia. Gastrointestinal: nyeri perut bagian atas, diare, konstipasi, flatulensi.
Perhatian:

Pada orang lanjut usia dan pasien dengan gangguan fungsi ginjal : dosis pantoprazole yang diberikan tidak boleh melebihi 40 mg/hari. Pasien dengan gangguan fungsi hati : pada pasien dengan gangguan hati yang berat, dosis harian pantoprazole sebaiknya diturunkan sampai 20 mg.

Kemasan:
Vial (40 mg pantoprazole)

Pabrik:

Kalbe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar