Kamis, 23 Maret 2017

RANITIDINE | FUNGSI, KOMPOSISI

RANITIDINE 

Komposisi:
Ranitidine HCL

Indikasi:
Tukak lambung dan usus 12 jari
Hipersekresi patologik sehubungan dengan sindrom Zollonger-Ellison.

Kontra Indikasi:
Penderita gangguan fungsi ginjal
Wanita hamil atau menyusui

Dosis:
Ø Dosis yang biasa digunakan adalah 150mg, 2 kali sehari
Ø Dosis untuk penunjang dapat diberikan 150mg pada malam hari
Ø Untuk sindrom Zollonger-Ellison :  150mg 3 kali sehari & dosis dapat bertambah menjadi 900mg sehari.
Ø Dosis pada gangguan fungsi ginjal :  Bila bersihan kreatinin (50ml/menit), 150mg setiap 24 jam dan bila perlu setiap 12 jam.
Ø Karena ranitidine ikut terdialisis, maka waktu pemberian harus disesuaikan sehingga bertepatan dengan akhir hemodialisis.

Efek Samping:
Efek samping Ranitidine adalah berupa diare, nyeri otot, pusing dan timbul ruam kulit, malaise, nausea.
Ø Konstipasi
Ø Penurunan jumlah sel darah putih dan platelet (pada beberapa penderita).
Ø Sedikit peningkatan kadar serum kreatinin (pada beberapa penderita).
Ø Beberapa kasus (jarang) reaksi hipersensitivitas (bronkospasme, demam, ruam, urtikaria, eosinofilia).

Perhatian:
Ø Dosis harus dikurangi untuk penderita dengan gangguan fungsi ginjal 
Ø Hati-hati bila diberikan pada penderita dengan gangguan fungsi hati. 
Ø Keamanan dan keefektifan pada anak-anak belum diketahui dengan pasti. 
Ø Pengobatan penunjang akan mencegah kambuhnya ulkus tetapi tidak mengubah jalannya penyakit sekalipun pengobatan dihentikan. 
Ø keamanan pada gangguan jangka panjang belum sepenuhnya mapan, maka harus dihentikan untuk secara berkala mengamati penderita yang mendapat pengobatan jangka panjang. 

Kemasan:
Ø anitidin, tablet salut selaput 150 mg, dus, 10 strip @ 10 tablet salut selaput.
Ø Ranitidin, kaptab salut selaput 300 mg, dus, 10 strip @ 10 kaptab salut selaput.

Pabrik:

Dexa Medica. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar